Agsas Laksan - Selasa, 26 Mei 2020

Sudah Saatnya Masyarakat Berdamai dengan Corona dan Kembali Beraktivitas New Normal Life

Ilustrasi Berdamai dengan Covid-19 untuk Kembali Hidup <em>New Normal</em>
Ilustrasi Berdamai dengan Covid-19 untuk Kembali Hidup New Normal
Halaman 1 dari 3

"Sampai saat ini (Selasa, 26 Mei 2020) belum terbukti mayat bergelimpangan di Indonesia. Yang sudah terbukti hidup rakyat kecil tambah susah dan masyarakat kelas atas pun hidup dalam ketakutan. Negarawan pusing Bansos banyak yang tidak tepat sasaran dan APBN tidak mencukupi untuk menanggung rakyat yang #DiRumahAja. Masalah yang lebih parah kita tidak tahu pasti akan sampai kapan Virus Covid-19 terus ada. Kita sudah ikhtiar #StayAtHome lebih dari 2 bulan. Sekarang saatnya ayo kita belajarlah hidup damai dengan Covid-19 dan katakan #IndonesiaTerserah dan kembali aktivitas #NewNormal."

Sampai saat ini di Indonesia kita tercinta ini tidak ada mayat bergelimpangan dalam artian harfiah yang sebenarnya. Meskipun kasus Covid-19 terus bertambah jumlah tingkat kematian tidak signifikan jika dibandingkan dengan kasus positif (6,1% Indonesia dan 6,5% Global Dunia) menurut Sumber Terpercaya situs covid19.go.id.
Tingkat Kematian dan Jumlah Kasus Covid-19
Tingkat Kematian dan Jumlah Kasus Covid-19 (sumber : covid19.go.id)




Pemerintah sudah berusaha membendung Covid-19 dengan cara sederhana berupa himbauan sampai terbilang "extream" yaitu PSBB atau istilah yang lebih dulu populer "Lockdown". Kita katakan esktrim karena kebijakan ini membuat banyak pihak menderita, masyarakat banyak yang kehilangan pekerjaan dan pemasukan, pemerintah banyak mengeluarkan APBN yang terbatas untuk menangani Covid-19 baik berupa Bansos, Program Kartu Pra Kerja, dll.

PSBB menimbulkan keresahan dan membuat masyarakat kecil yang mencari nafkah dengan mengaharuskan mereka keluar rumah jadi sulit, karyawan banyak di PHK. Masyarakat yang dikatakan mampu pun tetap hidup dalam ketakutan.


loading...
Halaman 2 dari 3

Masyarakat sudah berusaha untuk mengikuti aturan pemerintah #StayAtHome atau #DiRumahAja. Bosan, deperesi, jenuh sudah dialami masyarakat karena sampai kapan kita harus #DiRumahAja? Bahkan Pemerintah sendiri saja melaui Bin (Badan Intelejen Negara)-nya memprediksi puncak covid-19 berubah sehingga tidak ada kepastian. Bahkan WHO juga mengatakan Virus Corona ini tidak akan hilang dalam waktu dekat.

Lalu bagaimana solusinya?

Sekarang kita sudah saatnya harus bisa berdamai dengan Covid-19 ini. Arti berdamai disini kita harus membiasakan diri beraktivitas normal kembali dengan menjaga kesehatan dan menghindari terpapar covid-19 dengan cara mengikuti protokol dan himbauan dari pemerintah ataupun instansi kesehatan.

Kita masyarakat harus bisa mandiri dalam menangani covid-19 ini. Kita jangan terlalu tergantung dengan pemerintah. Bukan berarti pemerintah gagal menangani covid-19 ini, juga bukan negara kita lemah dan tidak siap mengahadapi covid-19 ini karena memang semua negara di dunia tidak siap mengahdapi pandemi ini. Di sebagaian Negara maju bahkan tingkat kematian dan jumlah konfirmasi terpapar lebih banyak dari kita. Data lengkap bisa di lihat di www.worldometers.info/coronavirus/.
Penyeberan Pandemi Covid-19 di Seluruh Dunia
Data Jumlah Penyebaran Covid-19 (sumber : www.worldometers.info)




Sembilan negara terbanyak yang terpapar adalah negara maju. Ini menunjukan pandemi ini tidak memandang negara maju atau tidak. Pandemi ini harus dilawan dengan cara kesadaran setiap individu untuk saling menjaga kesehatan dan bertanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain dengan menjaga jarak supaya penyebaran tidak terus bertambah.

Kita katakan #IndonesiaTerserah bukan berarti kita melakukan aktivitas mengabaikan usaha yang sudah dilakukan petugas medis dalam menghadapi covid-19. Kita katakan demikian dengan tujuan kita jangan hanya bergantung kepada kebijakan pemerintah dalam menghadapi pandemi ini tetapi harus secara sadar bahwa pandemi ini harus dilawan oleh setiap orang dan stop saling menyalahkan dan menghujat kebijakan yang sudah dibuat pemerintah walaupun kebijakan itu tidak masuk akal seperti Program Pelatihan Online untuk Pemegang kartu Pra Kerja. Bisa dilihat di artikel ini Kupas Anggaran 5,6 Trilliun Pelatihan Online Kartu Prakerja Kontroversial


loading...
Halaman 3 dari 3

Bahwa kami mengecam kebijakan yang minim kontribusi untuk masyarakat banyak bahkan terkesan Korupsi. Biarkanlah itu menjadi ranah KPK jika memang terdapat Tindak Korupsi. KPK tidak buta. Jadi biarkanlah Pemerintah membuat kebijakan-kebijakan untuk mencegah covid-19 ini. Kita hanya bisa mengikuti kebijakan itu dengan patuh. Jika ada kebijakan yang dirasa tidak baik kita hanya tinggal mengingatkan. Tidak perlu menghujat. Banyak cara untuk mengkritisi kinerja pemerintah selain dengan cara menghujat.

Terima atau tidak terima Covid-19 ini akan tetap ada minimal sampe akhir tahun ini dan bahkan setelah covid-19 ini dinyatakan aman kita sudah bisa dipastikan akan mengalami kehidupan yang berbeda, kita akan lebih aware terhadap kesehatan. Kita diajarkan mencuci tangan sejak dari kecil tapi pengaplikasiannya sangat susah dikehiudpan sehari-hari. Kini dengan adanya Covid-19 kita mulai terbiasa mencuci tangan dimana pun. Ini adalah bukti bahwa hidup dengan cara #NewNormal pasti akan kita alami.

Sisi baiknya dari adanya pandemi ini setidaknya sudah kita rasakan misal udara lebih segar karena polusi berkurang. Macet di jalanan ibu kota berkurang. Mungkin inilah cara alam memulihkan dirinya dari polusi yang sangat sulit dicegah.


Terakhir, mari kita simak cara-cara menjalani hidup #NewNormal dari panduan yang diberikan Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19. Anda bisa download filenya disini.


loading...

PAGE : 1 2 3 Show All

Jika anda memiliki pertanyaan atau ingin berkomentar tentang artikel ini silahkan disini


Video Terkait


ARTIKEL TERKINI

Cara Mudah Membuat dan Memodifikasi Logo Gojek untuk Usahakan Gofood

Cara Mudah Membuat dan Memodifikasi Logo Gojek untuk Usahakan Gofood

Cara Mudah Membuat Logo atau Memodfikasi Logo

Cara Mudah Membuat Logo atau Memodfikasi Logo

Bangunan-Bangunan Indah dan Futuristik Seperti Di Dunia Dongeng Karya Arsitektur Canggih

Bangunan-Bangunan Indah dan Futuristik Seperti Di Dunia Dongeng Karya Arsitektur Canggih

Riview Kiss Romantis Eternal Love 3

Riview Kiss Romantis Eternal Love 3

Cara Menyelesaikan Himpunan Persamaan Linear Satu Variabel PLSV

Cara Menyelesaikan Himpunan Persamaan Linear Satu Variabel PLSV

137 Virus Berdamai Dengan Kelelawar, Kenapa Kelelawar Kebal Terhadap Virus

137 Virus Berdamai Dengan Kelelawar, Kenapa Kelelawar Kebal Terhadap Virus

Awal Mula Konflik Isarel - Palestina yang Sulit Dihentikan

Awal Mula Konflik Isarel - Palestina yang Sulit Dihentikan

Cara Merubah Ukuran Satuan Inchi ke cm Pada Microsoft Word

Cara Merubah Ukuran Satuan Inchi ke cm Pada Microsoft Word

Cara Mengatur Page Setup di Microsoft Word

Cara Mengatur Page Setup di Microsoft Word

Cara Membuka Dan Mengedit File PDF Dengan Microsoft Word 2013

Cara Membuka Dan Mengedit File PDF Dengan Microsoft Word 2013

Cara Menyeleksi atau Block Teks Pada Microsoft Word

Cara Menyeleksi atau Block Teks Pada Microsoft Word

Cara Membuka dan Mengedit File PDF Dengan Microsoft Word 2013

Cara Membuka dan Mengedit File PDF Dengan Microsoft Word 2013

ARTIKEL TERKAIT